Belajar dari Pengalaman Bencana, Kasad Tinjau Jembatan Garuda dan Fasilitas Energi Surabaya
SURABAYA, Kamis 03 September 2026 – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., melaksanakan kunjungan kerja ke TPA Benowo dan Jembatan Garuda, Genting Kalianak, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (2/9/2026). Kegiatan tersebut didukung Kodam V/Brawijaya melalui jajaran kewilayahan dalam koordinasi dan kelancaran kunjungan.
Di TPA Benowo, Kasad meninjau fasilitas PT Sumber Organik dan PT Prakarsa Energi Sejahtera. Kasad menerima paparan pengolahan sampah menjadi energi listrik melalui teknologi gasifikasi, termasuk operasional Gasification Power Plant, serta pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar minyak menggunakan teknologi pyrolysis.
Peninjauan dilanjutkan ke Jembatan Garuda di Genting Kalianak, Kecamatan Asemrowo. Kasad melihat langsung kondisi jembatan dan menerima paparan pembangunan Jembatan Merah Putih di wilayah Kodim 0830/Surabaya. Kegiatan turut didukung jajaran Kodam V/Brawijaya, Korem 084/Bhaskara Jaya, Kodim 0830/Surabaya, TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Jembatan Garuda merupakan infrastruktur sederhana untuk membantu masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses. Gagasan tersebut berawal dari pengalaman TNI AD saat menangani bencana di Aceh, ketika keterbatasan jembatan membuat personel harus memutar lima sampai enam kilometer untuk mendistribusikan logistik.
“Pengalaman kita di Aceh, ketika ada bencana, karena jembatan tidak ada, kita harus memutar lima sampai enam kilometer untuk membawa logistik,” ujar Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan pentingnya jembatan dalam mempercepat mobilitas masyarakat maupun penanganan kondisi darurat.
“Jembatan sederhana ini ternyata cukup efektif untuk membantu membuka akses masyarakat,” kata Maruli. Ia menyebut masih terdapat masyarakat, termasuk anak-anak sekolah, yang harus melintasi sungai atau menggunakan jembatan rusak. Atas kondisi tersebut, TNI AD mendapat perintah Presiden RI Prabowo Subianto untuk membantu pembangunan jembatan di sejumlah wilayah yang membutuhkan.
Maruli menegaskan pembangunan jembatan dilakukan secara sederhana dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. “Kita membangun jembatan yang sederhana, yang penting akses masyarakat bisa terbuka dan aktivitas mereka menjadi lebih mudah,” ujarnya. Ia menambahkan, pembangunan tersebut bukan untuk menggantikan program pemerintah daerah, melainkan membantu masyarakat yang membutuhkan akses. Kodam V/Brawijaya turut mendukung koordinasi dan pelaksanaan pembangunan di wilayah Jawa Timur.
Selain peninjauan, Kasad menyerahkan bantuan sosial berupa sembako kepada masyarakat sekitar Jembatan Garuda. Kunjungan tersebut menegaskan perhatian TNI AD terhadap pengelolaan lingkungan, energi terbarukan, pembangunan infrastruktur, dan kepedulian sosial. Dengan dukungan Kodam V/Brawijaya serta sinergi berbagai pihak, Jembatan Garuda diharapkan memperlancar mobilitas warga, distribusi logistik, dan aktivitas pendidikan, sementara pengolahan sampah di TPA Benowo terus memberi manfaat bagi lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News